A.Pengantar

Untuk membetulkan sesuatu, kita harus tahu terlebih dahulu dimana letak kesalahan tersebut.Suatu pembetulan terkadang bisa menyebabkan suatu kalimat tersebut bertambah salah. Pada garis besarnya kesalahan itu dapat dibedakan menjadi kesalahan ejaan (termasuk di dalamnya kesalahan tanda baca) dan kesalahan tata bahasa.

Kita harus tahu dimana kalimat yang salah dan dimana kalimat yang tidak efektif. Suatu kalimat yang salah bisa saja membuat kalimat tersebut kurang efektif, namun ada juga tuturan yang dari sudut tata yang tidak salah, tetaoi kurang efektif. Bentuk yang kurang efektif itulah yang harus kita ubah menjadi kalimat yang benar dan efektif.

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat ditangkap dan mudah dipahami maksud dan tujuannya oleh pembaca, menghayati masing-masing tuturan itu, sehingga pembaca memahami kalimat tersebut. Kriteria lain adalah kelaziman, pemakaian kata, susunan frasa, dan kalimat tertentu yang di pandang lazim dalam bahasa tertentu.

B. Kesalahan Kalimat

Kesalahan kalimat dapat dibedakan menjadi 2 :

1. Kesalahan Internal : Kesalahan kalimat yang diukur dari unsur-unsur dalam kalimat.
2. Kesalahan Eksternal : Kesalahan kalimat yang diukur dari unsur-unsur dari luar kalimat.

Contoh kesalalhan Internal :
  • Menurut Pakar Teknologi Informatika (dalam rapat kementrian, 2014) menyatakan bahwa internet di indonesia harus di gunakan secara benar dan tepat.
  • Dengan Pemakaian pupuk organik dapat menyuburkan tanaman dan membuat tanaman menjadi sehat.
Semua kalimat di atas adalah kalimat yang tidak logis. Pada kalimat yang pertama (1) dapat kita singkat siapa yang menyatakannya. Jika dinyatakan hal itu, jawabannya tidak ada, Walaupun  bisa di jawab oleh Pakar Teknologi Informatika, melainkan diinsyaratkan dengan kata mereka. Contoh yang benarnya adalah : Pakar Teknologi Informatika (dalam rapat kemetrian, 2014) menyatakan bahwa internet di indonesia harus digunakan secara benar dan tepat.

pada kalimat nomor (2) jika di tanya dengan kalimat Apa yang menyuburkan tanaman ?, maka jawabannya tidak dapat di cari dari kalimat itu. Sehingga kalimatnya adalah : Pupuk organik dapat menyuburkan tanaman dan membuat tanaman menjadi sehat.

berdasarkan pernyataan di atas dapat dinyatakan bahwa kelogisan kalimat akan terlihat pada kejelasan fungsional antar unsur kalimat. Kejelasan kalimat akan terlihat jika Subjek, Prediket, dan objek, pelengkap, dan keterangan terdapat di salam suatu kalimat. Ketidakjelasan suatu kalimat dapat membuat kalimat susah di pahami dan menjadi berbelit-belit. Disamping kesalahan logika, kesalahan kalimat dapat terjadi ketidaklengkapan kalimat yang tidak lengkap itu hanya mengandung sebagian saja unsur-unsur yang seharusnya ada. Contoh :

  • Situasi pasar ikan mengalami sepi pembeli. Sehingga para pedagang ikan mulai berusaha di bidang lain.
kalimat di atas merupakan kalimat yang hanya di isi oleh keterangan akan lebih baik jika kalimat kedua diintegrasikan menjadi satu dengan kalimat sebelumnya seperti : Situasi pasar ikan mengalami sepi pembeli sehingga para pedagang ikan mulai mencoba usaha di bidang lain.

C.Membetulkan Kesalahan Kalimat

1.Kalimat tanpa subjek 
Dalam menyusun kalimat  seringkali terdapat kata depan atau preposisi, lalu verbnya menggunakan bentuk aktif atau berawalan men- baik dengan atau menggunakan akhiran kan. menyebabkan kalimat salah seperti :
  • Bagi yang merasa kehilangan dompet harap mengambilnya di costumer service.
  • Untuk perbaikan prasarana kampus tersebut memerlukan banyak dana.
Menjadi :
  • Yang merasa kehilangan sebuah dompet harap mengambilnya di bagian costumer service
  • Perbaikan prasarana kampus harus memerlukan banyak dana.
2. Kalimat dengan Objek Berkata Depan 
Kesalahan yang telah dibicarakan dapat dikatakan sebagai kesalahan pekaian kata depan pada awal kalimat yang biasanya diduduki subjek. Contoh :
  • Hari ini kita tidak akan membicarakan lagi mengenal soal harga, tetapi soal ada tidaknya barang itu.
  • Dalam setiap kesembatan mereka tidak bosan bosannya mendiskusikan tentang dampak positif pembuatan waktu itu.
perlu di catat bahwa dalam bahasa indonesia terdapat beberapa verba dan kata depan yang sudah merupakan paduan,misalnya :
  • Bertentangan dengan, bergantung pada, berbicara tentang, menyesal atas, keluar dari, sesuai dengan, serupa dengan.
3.Kostruksi Pemilik Berkata Depan
kesalahan pemakain kata depan detemui pada fraksi frasa: termilik + pemilik.
  • Kebersihan lingkungan adalah kebutuhan semua warga di indonesia.
  • wifi di kampus-kampus harus ditambah.
dalam karangan keilmuan konstruksi frasa yang tidak baku seperti di atas harus dihindari karena dalam bahasa indonesia hubungan "Termilik + pemilik" bersifat implisit.dengan pembetulan maka maksud dari kalimat tersebut jelas.

4.Kalimat yang 'Pelaku' dan verbaanya tidak bersesuaian 
Dalam kalimat dasar, verbanya dapat dibedakan menjadi verba yang menuntut hadirnya satu 'pelaku' dan verba yang menuntut hadirnya satu pelaku lagi. Kesalahan yang mungkin terjadi ialah yang penggunaan verbanya dua 'Pelaku'. Contoh :
  • Dalam sebuah rapat dia bersaut sautan dengan gencarnya
  • Dalam seminar itu dia mendiskusikan perubahan sosial masyarakat pedesaan sampai berjam-jam.
menjadi :
  • Dalam sebuah rapat dia bersaut sautan dengan tomi.
  • Dalam seminar itu, dia mendiskusikan perbuahan sosial masyarakat pedesaan dengan para pakar
 5.Penempatan yang Salah Kata Aspek pada Kalimat Pasif Berpronomina
Konstruksi pasif berpronomina berpola aspek + berpronomina + verb dasar. Jadi tempat kata aspek adalah di depan pronomina dengan verba atau dalam pola. contoh :

  • Saya sudah katakan tidak...
  • Kita sedang usahakan...
Menjadi :
  • Sudah saya katakan tidak...
  • Sedang kita usahakan
6.Kesalahan Pemakain kata Sarana
Dalam menyusun kalimat sering dipakai kata sarana, kata sarana itu dapat berupa kata depan dan kata enghubung. Kata depan lazimnya terdapat dalam satu frasa depan. Kata penghubung umumnya terdapat dalam kalimat majemuk baik yang setara maupun yang bertingkat.

Kesalahan pekaian kata pada umumnya terjadi pada pemakain kata depan di, pada, dan dalam. Cotnoh :
  • Di saat istirahat guru mendatangi para muritnya
  • Benih itu ditaburkan pada kolam yang baru
Adapun kesalahan pekaian kata penghubung umunya terjadi karena ketidaksesuaian antara pemakaian kata penghubung dan manka hubungan antarklausanya.

D.Efektivitas Kalimat

1.Kurang Padunnya Kesatuan Gagasan
Telah kita ketahui bahwa setiap tuturan terdiri atas beberapa bagian atau satuan gramatikal. Agar tuturan itu memiliki sebuah gagasan, Satuan-satuan gramatikalnya harus lengkap.
  • Setelah lulus S1 di universitas gunadarma, Veranda bercita-cita melanjutkan studinya di japan Fakultas Bahasa Jepang. Fakultas Bahasa Jepang didirikan pada tahun 1995 dan telah mendapat akreditas A. Dosen,assiten, dan karyawan mempunyai dedikasi yang cukup tinggi.
Pada contoh di atas tidak memilikis kesatuan gagasan.kejanggalan di atas menunjukkan bahwa antara gagasan yang diungkapkan pada kalimat pertama tidak padu dengan gagasan yang lain. kalimat-kalimat tersebut cenderung mengungkapan kecendrung tersendiri. Dengan mengetahui tidak adanya kesatuan gagasan kita dapat menyimpulkan ahwa kesatuan gagasan akan terwujud bilamana gagasan yang satu bertautan dengan gagasan-gagasan lain.

Kurang Ekonomis Pemakaian Kata 
Ekonomis dalam bahasa berarti penghematan pemakaian kata dalam tuturan. Penghematan ini berkaitan dengan masalah kesamaan penuturan. Agar penuturan menjadi seksama, Kata-kata hendaknya benar dengan gagasan yang ingin diungkapankan. Contoh :
  • Stress bukan hanya hanya dirasakan oleh orang yang bekerja saja tetapi orang yang tidak bekerja juga.
Menjadi :
  • Stress dirasakan oleh orang yang berja dan orang yang tidak bekerja

Membetulkan dan Mengefektifkan Kalimat

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments
PEMBENTUKAN LEBIH LANJUT

* Pembentukan kata turunan melalui proses morfologi bahasa indonesia dengan kata-kata serapan sebagai bentuk dasarnya. Proses pembentukan itu ada 3 macam yaitu :

  • Pengimbuhan
  • Pengulangan 
  • Pemajemukan
* Pembentukan lebih lanjut sebenarnya dimulai dari peng-an dan ke-an dengan unsur serapan sebagai kata dasarnya. Mengingat bahwa unsur-unsur serapan itu ada yang diawali dengan gugus konsonan. Contoh kata-kata yang di awali dengan Konsonan hambatan tak bersuara /p/,/t/,/k/, dan geseran apiko-alveolar /s/ jika mendapat awalan meng- atau peng-. Contohnya :
  • Caci = Mencaci dan Pencaci
  • Gila = Menggila dan Penggila
  • Tinggal = Meninggal dan Peninggal
  • Lihat = Melihat dan Pelihat
  • Lawan = Pelawan dan Melawan
* Kata-Kata serapan yang diawali dengan konsonan hambatan bilabial tak bersuara /p/. Contohnya :
  • parkir
  • pikir
  • praktek
jika mendapat awalan meng- dan peng- atau peng-an kata-kata tersebut menjadi
  • memarkir,Pemakiran
  • Memikir,Pemikir
  • Mempraktek,Pempraktek
jadi kata-kata serapan tersebut di pakai sama dengan kata-kata dalam bahasa indonesia yang lain.

* Kata-Kata serapan yang diawali dengan konsonan hambatan apiko dengtal tak besuara /t/ Contoh :
  • Praktis
  • Terima
  • Tumbuh
Dan apabila diebntuk dengan awalan Meng- menjadi :
  • Mepraktis,Pengpraktisan
  • Menerima,Penerimaan
  • Menumbuh,Penumbuhan
Agar dapat dibentuk sesuai dengan kaidah morfofonemik yang berlaku, kata asing yang kemudian menjadi kata dasar yang sering kita jumpai. Kata yang belum dikenal atau disebut kata asing apabila mengalami proses morfofonemik Menyebabkan seseorang sulit mengenal kata dasar. Bukan saja konsonan awalnya tidak mengalami peluluhan, melainkan juga diberi tanda hubung untuk mempertegas batas antara kata dasar dengan unsur pembentuknya.

* konsonan geseran Labio-dental tak bersuara /f/ dulu disesuaikan dengan system fonologi bahasa indonesia menjadi /p/. Sedangkan apabila /f/ mendapat sengauan yang homorgan yaitu /m/ Contoh :
  • Pilih = Memilih dan Pemilih
  • Pinang = Meminang dan Peminang
  • Bantu = Membantu dan Pembantu
* Konsonan hambatan dorso-velar tak bersuara /k/ Contoh :
  • Kalah = Mengalah,Pengalahan
  • Kasar = Mengkasar,Pengkasar
  • Kering = Mengering,Pengering
* kata-kata serapan yang diawali dengan fonem geseran apiko-dental tak bersuara /s/ ada yang mengalami peluluhan dan ada juga yang tidak. Contoh :
  • Serang = Menyerang,Penyerang
  • Selesai = Menyelesai,Penyelesai
  • Segar = Menyegar,Penyegar
* Kata dasar serapan yang diawali oleh gugus konsonan /pr/ seperti :
  • Praktis = Pempraktis
  • Program = Pemprogram
  • Praga = Pempraga
* Kata-kata serapan yang diawali dengan gugus konsonan /tr/, /st/, /sk/, /sp/, /pl/, /kl/,konsonan ini awalnya tidak mengalami peleburan baik pembentukan awalanya meng-,peng-maupun peng-an.
  • Transfer = Mentrasfer,Petransfer
  • Stabi = Menstabil,Penstabil
  • Sponsor = Mensponsor
Kata-kata serapan yang diawali olleh gugus konsonan yang terjadi atas tiga fonem dan fonem yang pertama berupa hambatan atau gesekan tak bersuara. Kata-kata serapan itu tentu juga dapat mengalami proses pengulangan seperti :
  • buku-buku
  • hari-hari
  • bulan-bulan
  • tahun-tahun
  • hati-hati

Pembentukan Kata

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments
UCAPAN dan EJAAN

Ucapan

Ucapan yang sering kita gunakan di kehidupan sehari hari adalah bahasa pengantar dari kita ke orang lain yang memiliki sebuah maksud dan tujuan. bahasa pengantar kita adalah bahasa indonesia tetapi bahasa indonesia adalah bahasa penuntun atau bahasa kedua. Kita sering dapat menentukan daerah asal seseorang dengan menggunakan bahasa yang digunakannya.


EJAAN
1. pengantar
Tanpa ejaan orang tidak akan mungkin menyusun kata secara baik sampai dengan sekarang. Ejaan sangat penting di kehidupan berbahasa.

2. Penulisan Huruf
a. Penulisan Huruf Kapital

Penulisan Huruf Kapital digunakan pada saat awal kalimat, pada nama, kalimat bersifat tegas, kalimat bersifat marah, huruf pertama yang berhubungan dengan tuhan dan kitab suci,dan memulai sebuah kata setelah titik. Contoh :

  • Semoga Dia tidak melupakan hamba-Nya
  • Lintang berkata, "Lihat Bu, saya mendapat nilai tertinggi di sekolah".
  • Bacalah Al-qur'an
Berkaitan dengan nama diri, gelar kehormatan, keturunan, atau keagamaan. Semuanya di tulis dengan huruf kapital. Contoh :
  • Nabi Ibrahim
  • Nabi Muhammad SAW
  • Raden Ajeng Kartini
Kalau terpisah dari nama diri, dalam pengertian umum, huruf-huruf tersebut ditulis dengan huruf kecil. Contoh :
  • Dia baru saja diangkat menjadi gubernur
  • Tahun depan dia akan pergi untuk berangkat haji
Nama jabatan juga di tulis di awal kalimat dengan huruf kapital apabila dikaitkan dengan nama instansi atau nama daerah sebagai pengganti nama diri. Contoh
  • Gubernur Riau
  • Sekretaris Jendral Pendidikan
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Nama diri atau nama lembaga yang teridiri dari beberapa kata, kata-kata tersebut diawali dengan huruf kapital kecuali berupa kata tegas. Contoh :
  • Ridho Amdeni
  • Muhammad Ali
  • Fakultas Teknik Informatika Universitas Gunadarma
Kemudian kata-kata yang digunakan dalam pengertian khusus harus ditulis dengan menggunakan huruf kapital, sedangkan kata-kata dalam pengertian umum ditulis dengan menggunakan huruf kecil. Contoh :
  • Suatu negara dikepalai oleh seorang presiden
  • Suatu desa dikeplai oleh seorang kepala desa
b. Huruf Tebal dan Huruf Miring

Huruf Tebal dan Huruf Miring digunakan pada nama lembaga,judul buku atau karangan yang diawali dengan huruf kapital kecuali huruf yang berupa tegas. Apabila ditulis dengan kata-kata yang merupakan judul buku ini harus menggunakan garis bawah. Contoh :
  • Mendalami Pelajaran Bahasa Indonesia
  • Belajar Berbahasa Indonesia Dengan Baik dan Benar
Pada judul naskah,skripsi,tesis harus menggunakan tanda petik ("____"). Contoh :
  • "Senang Belajar Berbahasa Indonesia"
  • "EYD yang Benar Dalam Berbahasa Indonesia"
dan kalau sudah tercetak ditulis dengan huruf miring
  • "Senang Belajar Berbahasa Indonesia"
  • "EYD yang Benar Dalam Berbahasa Indonesia"
Huruf miring juga digunakan untuk menuliskan nama ilmiah atau ungkapan asing yang belum di sesuaikan ejaanya. Contoh :
  • Negara itu telah mengalami empat kali kudeta
  • Rakyat tersebut di paksa untuk kerja rodi
Huruf Miring digunakan untuk judul buku dan majalah

3. Penulisan Partikel dan Awalan 

Dalam penulisan Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan perlu diperhatikan penulisan partikel. Ada kata yang harus di tulis serangkai  seperti : 

  • adi- misalnya pada adidaya, adikuasa, adimarga. 
  • awa- misalnya pada awaair,awabau,awawarna,awasuara.
  • de- misalnya pada dehidrasi,deodorant,devoice.
  • antar- misalnya pada antarmuka,antardaerah,antarwilayah,antarbangsa
  • pra- misalnya pada prasejarah,prasast.
  • pasca- misalnya pada pascasarjana,pascapanen.
  • pramu- misalnya pada pramuwisata,pramuria.
  • purna- misalnya pada purnawaktu,purnawirawan
  • tuna- misalnya pada tunawisma,tunakarya,tunasusila,tunarungu.
4. Penulisan Bilangan


Pada bilangan ada yang ditulis dengan huruf dan ada pula yang ditulis dengan angka. Bilangan yang menunjukan tahun, jam, tanggal, nomor rumah, nomor gang, nomor telepon, harus di isi dengan menggunakan angka. Bilangan yang menunjukan jumlah dari salah satu sampai sembilan ditulis dengan menggunakan huruf, jumlah seperti "delapan ratus lima puluh ribu rupiah" kecuali di tabel dan grafik. Kemudian seperti uang, luas tanah, lebar tanah, berat benda, jarak, selalu di tulis dengan menggunakan angka. Bilangan tingkat dapat dinyatakan dengan huruf, dengan angka, dan huruf dan angka. Seperti abad ke -10 abad X. 

5. Tanda Baca

Ada beberapa macam tanda baca seperti titik (.), koma(,), titik koma (;), titik dua (:), dan tanda petik ("..")

  1. Tanda Titik(.)
Tanda titik dipakai untuk menandai berakhirnya sebuah kalimat. kemudian tanda titik juga dipergunakan sesudah nomor bab atau subbab atau bagian dari subbab. Contoh :
  • Ibu memasak ikan di dapur dengan menggunakan wajan,
  • Asep bermain bola kaki di lapangan.
yang perlu diperhatikan adalah kapan seharusnya titik tidak digunakan. Seperti SMA,SMP,ABRI tidak menggunakan titik. Alamat surat baik pengirim ataupun alamat yang dituju juga tidak menggunakan titik karena alamat tersebut tidak merupakan sebuah kalimat

      2. Tanda Koma(,)

Tanda koma digunakan untuk menandai adanya jeda di dalam suatu kalimat. Contoh :
  • Ibu ke pasar membeli cabe, bawang putih, bawang merah, jahe, timun, dan tomat di pasar.
  • Saya membeli ikan, gurita, cumi, ayam, dan daging sapi, ketika dipasar.
Tanda koma juga memisahkan dua kalimat yang setara yang dihubungkan dengan tetapi,atau,melainkan. Contoh :
  • Orang itu miskin, tetapi ibadahnya tidak pernah tinggal.
  • saya mengikuti kegiatan UKM kampus, tetapi saya tidak aktif.
Tanda koma digunakan untuk membatasi kata-kata dalam kalimat petikaian langsung. Contoh :
  • "Saya marah sekali", kata Asep "Karena dia telah mempermainkan saya".
  • Andi berkata, "Ayoo cepat kesini".
Tanda koma juga dipakai di antara nama dan alamat, bagian-bagian alamat, dan di antara nama tempat dan wilayah suatu negara yang ditulis secara beruntun. Contoh :
  • Ridho Amdeni jalan Radio Dalam nomor 29, jakarta selatan
      3. Tanda Titik Koma (;).


Tanda titik koma digunakan untuk memisahkan bagian kalimat  sejenis dan setara. Contoh :

  • hari sudah malam; si Andi belum juga pulang ke rumah
Tanda titik koma digunaka untuk membatasi bagian-bagian kalimat yang sudah mengandung koma. Contoh :
  • Andi membeli sepatu, baju, celana dan Kaos kaki; sedangkan Budi membeli gelang, kalung, cincin dan minyak harum.
     4. Tanda Titik Dua (:).

Tanda Titik Dua juga digunakan pada kata-kata misalnya, contohnya, sebagai berikut yang diikuti perincian. Contoh :
    • Ketua : Ridho amdeni
    • Sekretaris : Jessica Veranda Tanumihardja
    • Bendahara : Milenia Christiani Glory Gunawan
Tanda Titik Dua dipakai  akhir suatu pernyataan  yang lengkap  dan diikuti oleh  rangkaian  atau perincian. Contoh :
  • Ridho membeli : baju, sepatu, sendal, dan ikat pinggang.
      5. Tanda Petik ("___").

Biasanya tanda petik di cetak dengan menggunakan huruf miring. Penggunaan tanda petik dalam petikan langsung tidak dicetak dengan huruf miring. Melainkan tetap dicetak dengan suatu majalah pun tanda petik tetap digunakan. Contoh :
  • ibu berteriak memanggil adik,"arif jangan lupa pulang untuk makan"
  • Tolong berpikirlah dengan "positive thinking"
     6. Tanda Hubung (-).

Tanda hubung digunakan untuk menghubungkan kata-kata yang diulang seperti kapan-kapan, buah-buahan, sayap-sayapan DLL. Tanda hubung juga digunakan untuk menghubungkan tanggal, bulan, tahun. Contoh :
  • Pekanbaru,26 juni 1995
Tanda hubung juga digunakan untuk menghubungkan awalan atau akhiran di dalam bahasa indonesia yang dirangkaikan dengan kata dasar  asing. Contoh :
  • Di-Pukilin, Pe-Langgar-an, Pen-Cabut-an.

6. Tanda-Tanda Baca yang Lain 

Tanda tanda baca yang lain ialah  tanda pisah (-), tanda elipsis (...), tanda tanya(?), tanda seru (!), tanda kurung (), tanda kurung siku ([ ]), tanda garis miring (/), dan tanda penyikat /apostrof (').

  • tanda tanya = Siapa nama Ayah mu ?
  • tanda seru = Jangan kau lakukan hal itu !
  • tanda pisah = Tanggal 19-Agustus 1993
  • tanda elipsis = Aku ... aku tak tau
  • tanda kurung = Anak yang menang bermain game online itu dari (kota) pekanbaru.
  • tanda kurung siku = Penjelasan tersebut sudah sangat jelas[lihat di halaman 100-120] tidak perlu di koreksi.
  • tanda garis miring = Jl.Radio Dalam 7/29
  • tanda penyikat atau aposotrof =  juni'95 


Ucapan dan Ejaan

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments
wahhh dah lama ni gak pos >.<9

karena saya Op lopel Polepel xD jadi saya akan share ni AGE OF CHARACTERS ONE PIECE
ini terupdate dan terbaru lo setelah keluarnya One Piece Vol 75 Di jepang...
ya udah gak usah basa-basi lagi ni info nya buat agan/sista :)

#Brogy: 160 Tahun (SBS Volume 19)
#Dorry: 160 Tahun (SBS Volume 19)
#Dr. Kureha : 141 Tahun (Chapter 141)
#Brook: 90 Tahun (SBS Volume 51)
#Byrnndy World: (Buku Sketsa One Piece 3d2y)
#Lao G: 70 Tahun (SBS Volume 75)
#Edward Newgate : 72 Tahun (Meninggal)> 74 Tahun (Jika Hidup)
#Zepyhr: 74 Tahun (Meninggal)(One Piece Film Z)
#Crocus: 73 Tahun
#Jora: 61 Tahun (SBS Volume 75)
#Kizaru: 58 Tahun (One Piece volume 1000)
#Akainu: 55 Tahun (One Piece volume 1000)
#Machvise: 52 Tahun (SBS Volume 75)
#Gekko Moriah: 50 Tahun (SBS Volume 58)
#Aokiji: 49 Tahun (One Piece volume 1000)
#Trebol: 49 Tahun (SBS Volume 75)
#Bartholomew Kuma: 47 Tahun (SBS Volume 58)
#Urouge: 47 Tahun (SBS Volume 68)
#Crocodile: 46 Tahun (SBS Volume 58)
#Jinbe: 46 Tahun (SBS Volume 58)
#Senor Pink: 46 Tahun (SBS Volume 75)
#Diamante: 45 Tahun (SBS Volume 75)
#Dracule Mihawk: 43 Tahun (SBS Volume 58)
#Capone Bege: 42 Tahun (SBS Volume 68)
#Arlong: 41 Tahun (Chapter 621)
#Spandam: 41 Tahun (SBS Volume 47)
#Donquixote Doflamingo: 41 Tahun (SBS Volume 75)
#Vergo: 41 Tahun (SBS Volume 75)
#Bell-Mere: 30 Tahun (Meninggal) 40 Tahun (Jika Hidup)(chapter 77)
#Iceburg: 40 Tahun (Chapter 415)
#Marshall D. Teach: 40 Tahun (SBS Volume 58)
#Pica: 40 Tahun (SBS Volume 75)
#Shanks: 39 Tahun (SBS Volume 4)
#Jabra: 37 Tahun (SBS Volume 47)
#Franky: 36 Tahun (Chapter 353)
#Kumadori: 36 Tahun (SBS Volume 47)
#Smoker: 36 Tahun (SBS Volume 27)
#Hina: 34 Tahun (SBS Volume 27)
#X-Drake: 33 Tahun (SBS Volume 68)
#Gladius: 33 Tahun (SBS Volume 75)
#Blueno: 32 Tahun (SBS Volume 47)
#Basil Hawkins: 31 Tahun (SBS Volume 68)
#Boa Hancock: 31 Tahun (SBS Volume 58)
#Scratchmen Apoo: 31 Tahun (SBS Volume 68)
#Hody Jones: 30 Tahun (SBS Volume 67)
#Nico Robin: 30 Tahun (Chapter 218)
#Rob Lucci: 30 Tahun (SBS Volume 47)
#Monet: 30 Tahun (SBS Volume 75)
#Buffalo: 30 Tahun (SBS Volume 75)
#Violet: 29 Tahun (SBS Volume 75)
#Kalifa: 27 Tahun (SBS Volume 47)
#Killler: 27 Tahun (SBS Volume 68)
#Wicca: 27 Tahun (Chapter 722)
#Trafalgar Law : 26 Tahun ((SBS Volume 68)
#Kaku: 25 Tahun (SBS Volume 47)
#Baby 5: 24 Tahun (SBS Volume 75) 
#Bartolomeo: 24 Tahun (SBS Volume 72)
#Duval : 24 Tahun
#Jewelry Bonney: 24 Tahun (Perkiraan)(SBS Volume 68)
#Eustass Kid: 23 Tahun (SBS Volume 68)
#Kunia: 23 Tahun (Jika Hidup)
#Koala: 23 Tahun (Chapter 622)
#Tashigi: 23 Tahun (SBS Volume 20)
#Nojiko: 22 Tahun (Chapter 77)
#Portgas D. Ace : 21 Tahun (Chapter 159) Meninggal (Chapter 159) > 22 Tahun (Jika Hidup)
#Sabo: 22 Tahun (Chapter 591)
#Sugar: 22 Tahun (SBS Volume 75)
#Roronoa Zoro: 21 Tahun (SBS Volume 10)
#Sanji: 21 Tahun (SBS Volume 7)
#Nami: 20 Tahun (SBS Volume 4)
#Stelly: 20 Tahun (Chapter 597)
#Monkey D. Luffy: 19 Tahun (SBS Volume 4)
#Usopp: 19 Tahun (SBS Volume 4)
#Nefertari Vivi: 18 Tahun (SBS Volume 19)
#Tony Tony Chopper: 17 Tahun (SBS Volume 19)
#Dillinger: 16 Tahun (SBS Volume 75)
#Rebecca: 16 Tahun (Chapter 739)
#Shirahoshi: 16 Tahun (Chapter 621)
#Ninjin: 11 Tahun (Chapter 40)
#Piiman: 11 Tahun (Chapter 40)
#Tamanegi: 11 Tahun (Chapter 40)
#Momonosuke: 8 Tahun (Chapter 701)


noh ane kasih paling lengkap dah xD
oke see you next time :)

AGE OF CHARACTERS ONE PIECE

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments
haloooo semuaaa :v

ketemu lagi ni ama saya >.<, Di sini saya mau share ngasih info ni buat pencinta anime di seluruh tanah air hahaha....



 INFO ANIME 
Musim panas sebentar lagi tiba di Jepang, begitu juga dengan deretan anime baru. Anime apa yang kalian tunggu-tunggu season ini?

Ini dia list judul-judul anime season ini:
1. Bakumatsu Rock (musical, history)

2. Free! Eternal Summer (sport)
3. Glasslip (slice of life, drama)
4. Shirogane no Ishi: Argevollen (mecha, action)
5. Tokyo Ghoul (horror, action)
6. Rail Wars! (action)
7. Futsuu no Joshikousei ga [Locodol] Yattemita. (slice of life, idol)
8. Pripara (idol)
9. Bishoujo Senshi Sailor Moon Crystal (action, drama)
10. Shounen Hollywood -HOLLY STAGE FOR 49- (slice of life, idol)
11. Sword Art Online II (action)
12. Aldnoah.Zero (mecha, action)
13. Sengoku BASARA: Judge End (action, history)
14. Barakamon (slice of life, drama)
15. Jinsei (school life, humour)
16. Sabagebu! (school life, humour, action)
17. SPACEDANDY 2 (action)
18. Akame ga Kill! (action)
19. Gekkan Shoujo Nozaki-kun (drama, humour)
20. DRAMAtical Murder (shonen-ai, mystery)
21. Himegoto (school life, humour)
22. Ao Haru Ride (slice of life, drama)
23. Hanayamata (school life, dance)
24. Re:_Hamatora (action)
25. Momo Kyun Sword (folklore, action)
26. Majimoji Rurumo (supernatural)
27. Yama no Susume Second Season (slice of life, drama)
28. LOVE STAGE!! (shonen-ai, drama)
29. Fate/kaleid liner PrismaIllya Zwei! (supernatural)
30. Zankyou no Terror (mystery)
31. PSYCHO-PASS New Edit (action, psychologist)
32. Persona 4 The Golden ANIMATION (supernatural, action)
33. Ai Mai Mi ~Mousou Catastrophie~ (school life, humour)
34. Kuroshitsuji: Book of Circus (mystery, action)
35. Rokujouma no Shinryakusha!? (harem, humour)
36. Tokyo ESP (supernatural)
37. Nobunaga Concerto (history, drama)
38. Seirei Tsukai no Blade Dance (harem, supernatural)
39. Hanamonogatari (supernatural, action)
40. Francesca (supernatural)
41. Strange+ Season 2 (mystery, humour)
42. Minarai Diva (idol)

banyak yah >.< download aja semua,next update saya akan beri link buat download satu persatu anime yang kalian sukai hahha..

arigatou minna


ANIME MUSIM PANAS 2014

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments
halooo sobat semua xD
makasih yang udah mampir di blog ane yah :)
di sini saya akan share akun wifi id gratis tis tis...
kecepatan lihat sendiri,ya lumayan lah buat download anime,film dll tapi jangan download yang aneh-aneh yah :p



Username: 89302477648
Password: 97291477694635

Username: 89302477623
Password: 78279446463817

Username: 89302024051
Password: 75506146029436

Username: 89302477624
Password: 53168786956656

Username: 89302024052
Password: 15881732328643

Username: 89302024060
Password: 22761962376817

Username: 89302024059
Password: 93613297527468

Username: 89302024056
Password: 83720141438445

Username: 89302344824
Password: 55023705930708

Username: 89302477626
Password: 57005017223763

Username: 89302024053
Password: 87280686935224

Username: 89302024054
Password: 92399352005445

Username: 89302024055
Password: 84107885309936

Username: 89302024057
Password: 10018272780846

Username: 89302024058
Password: 35172428656837

pakek nya ngertikan cuma klik wifi id terus masukin deh code nya xD
lumayan ngebut dah..
insyallah tahan ampe bulan november :)
makasih semua >.<

Akun Wifi ID Gratis

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments
HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KEBUDAYAAN

Secara bahasa, manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berfikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Sedangkan secara umum pengertian kebudayaan merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.

Manusia dan kebudayaan pada hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai:

  1. Penganut kebudayaan,
  2. Pembawa kebudayaan,
  3. Manipulator kebudayaan, dan
  4. Pencipta kebudayaan.

Pengertian manusia :

1. Menurut Sokrates, Manusia adalah makhluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu       dengan kuku datar dan lebar.

2. Menurut Nicolaus dan Sudiarja, Manusia itu bhineka tetapi tunggal. Bhineka karena terdiri dari jasmani dan rohani akan tetapi satu karena jasmani dan rohani terdapat dalam satu jasad.

3. Menurut Omar Muhammad, Manusia adalah makhluk yang paling mulia karena dapat berpikir. Manusia itu memiliki 3 dimensi yaitu badan, akal dan ruh.

Unsur-unsur yang membangun manusia itu sendiri adalah:

merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak. Id merupakan energi psikis yang menunjukkan ciri alami, secara instingual menentukan proses ketidaksadaran. Id terkait dengan struktur kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting dan dunia luar.
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi atau hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Budaya atau yang dikenal dengan kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansekertta yaitu kata Buddhayah, kata Buddhayah adalah bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti sebagai hal hal yang berkaitan dengan budi atau akal manusia.

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

kebudayaan di indonesia tentunya bermacam macam dan banyak sekali di indonesia.Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut sub-kultur), yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena perbedaan umur, ras, etnisitas, kelas, aesthetik, agama, pekerjaan, pandangan politik dan gender.

Manusia Sebagai Pencipta Dan Pengguna Kebudayaan

Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di bumi ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini. Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku.

Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan 
       
1.Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan

Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.

2.Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)

Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value ).

3.Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial

Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.

4.Kebudayaan khusus atas dasar agama

Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.

5.Kebudayaan berdasarkan profesi

Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.

sumber : http://parkjiyoung.wordpress.com/2013/01/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/
             http://gabriellaaningtyas.wordpress.com/2012/11/12/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/






Hubungan Manusia Dengan Kebudayaan

Posted by : Ridho_Amdeni 0 Comments

- Copyright © 2013 People Dreams Never End - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -